Membuka program in house training.Pajak Brevet A-B,Accounting,Ms. Office,Motivasi dan Public Speaking.Hub. : 021-29376970

In House Training

Meningkatkan mutu kerja karyawan di lingkungan perusahaan

Menciptakan kebersamaan dan kekeluargaan

Outing class untuk meningkatkan kebersamaan dan kekeluargaan keluarga besar LP3I Course Center Citragran.

Reward untuk yang berkualitas

Pusat kursus dan bimbingan belajar LP3I Course Center Citragran. Siap melayani anda sepenuh hati.

Lokasi yang nyaman dan parkir aman

Lokasi yang dekat dengan mall memudahkan akses yang mudah dicari.

Prestasi adalah target utama

Pusat kursus dan bimbingan belajar LP3I Course Center Citragran. Siap melayani anda sepenuh hati.

Interior yang berkelas

Interior yang di desain khusus agar siswa dapat belajar dengan nyaman dan fokus.

Tim LP3I Course Center Citragran

Seluruh staff LP3I Course Center Citragran memberikan pelayanan yang terbaik dan melayani dengan sepenuh hati.

Kita adalah pemenang

Rintangan dan hambatan pasti terlewati

Jadilah anak yang kuat dan pemberani

Menanamkan jiwa pemberani sejak dini untuk mengadapi rintangan di masa depan

Lingkungan Sekitar Kita

Mengenali Lingkungan Sejak Dini Bertujuan Membangun Karakter dan Mental Anak

Hidup Bersosial

Lingkungan sosial banyak mengajarkan yang tidak dapat kita dapatkan dalam pembelajaran formal

Sambungan..........Wikipedia 2016 Tentang Narkotika

Kelompok Berdasarkan Efek

Berdasarkan efek yang ditimbulkan terhadap pemakainya, narkoba dikelompokkan sebagai berikut:
  • Halusinogen, yaitu efek dari narkoba bisa mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu. Contohnya kokain & LSD.
  • Stimulan, yaitu efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak lebih cepat dari biasanya sehingga mengakibatkan penggunanya lebih bertenaga serta cenderung membuatnya lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.
  • Depresan, yaitu efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan tertidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw.
  • Adiktif, yaitu efek dari narkoba yang menimbulkan kecanduan. Seseorang yang sudah mengonsumsi narkoba biasanya akan ingin dan ingin lagi karena zat tertentu dalam narkoba mengakibatkan seseorang cenderung bersifat pasif, karena secara tidak langsung narkoba memutuskan syaraf-syaraf dalam otak. Contohnya: ganja, heroin, dan putaw.
  • Jika terlalu lama dan sudah ketergantungan narkoba maka lambat laun organ dalam tubuh akan rusak dan jika sudah melebihi takaran maka pengguna itu akan overdosis dan akhirnya mengakibatkan kematian.

Jenis

  • Heroin atau diamorfin (INN) adalah sejenis opioid alkaloid.
Heroin adalah derivatif 3.6-diasetil dari morfin (karena itulah namanya adalah diasetilmorfin) dan disintesiskan darinya melalui asetilasi. Bentuk kristal putihnya umumnya adalah garam hidroklorida, diamorfin hidroklorida. Heroin dapat menyebabkan kecanduan.
  • Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).
Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagianSadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang.

Bersambung........

Pembukaan Kelas Kursus Ms Office Bulan November 2016

Segera dibuka kelas Ms Office reguler dengan kapasitas 4-6 orang per kelas. Segera daftarkan diri Anda segera sebelum kuota terisi.
Untuk informasi bisa datang langsung atau WA ke no 081 2900 36 378
Salam LCC Citragran

Narkotika

Sumber Wikipedia, 2016

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 35 tahun 2009). Narkotika digolongkan menjadi tiga golongan sebagaimana tertuang dalam lampiran 1 undang-undang tersebut. Yang termasuk jenis narkotika adalah:
  • Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
  • Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Terdapat empat golongan psikotropika menurut undang-undang tersebut, namun setelah diundangkannya UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, maka psikotropika golongan I dan II dimasukkan ke dalam golongan narkotika. Dengan demikian saat ini apabila bicara masalah psikotropika hanya menyangkut psikotropika golongan III dan IV sesuai Undang-Undang No. 5/1997. Zat yang termasuk psikotropika antara lain:
  • Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandrax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Syntetic Diethylamide) dan sebagainya.
Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat, seperti:
• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether dan sebagainya.

Bersambung.........

Pengorbanan Orang Tua Demi Anakanya

Ini adalah kisah yang sangat menginspirasi bagi orang tua khususnya bagi anak-anak. Semoga kita dapat mengambil hikmahnya. Selamat menyaksikan film singkat dibawah ini.


video

Bila tidak dapat melihat film tersebut, dapat masuk ke link "https://youtu.be/4kid730_x_o"

Keasalahan Orang Tua Dalam Mendidik Anak-Anaknya

Image result for gambar art orang tua
Setiap orangtua pasti ingin memeberikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Termasuk mencurahkan kasih sayang dan memenuhi kebutuhan anak, orangtua kadang tak sadar justru memberi pengaruh buruk bagi anak.


Berikut beberapa kesalahan yang tanpa sadar dilakukan orangtua atas nama cinta:

Memperlakukan seperti raja, memperlakukan anak dengan istimewa memang tidak salah, tapi jika  membuat mereka merasa seperti raja, itu akan berdampak negatif. Perlu tegas kepada anak yakni dengan membangun batasan dan peraturan dalam membesarkan mereka.

Memanjakan dengan uang, meskipun hidup bergelimang harta, bukan berarti terus menyodori anak dengan harta berlebihan. Misalnya, menghujani mereka dengan hadiah-hadiah mahal. Jika membesarkan mereka dengan cara ini, hasilnya mereka akan menjadi anak yang tidak bersyukur terhadap apapun yang mereka punya dan cenderung tidak pernah puas.

 Melarang bekerja, setiap orang yang telah dewasa bertanggung jawab terhadap diri mereka sendiri. Tentu saja mereka harus bekerja dan mencari nafkah. Mungkin kamu ingin melindungi anak dari segala sesuatu yang melelahkan. Tetapi harus diingat bahwa mengajari mereka untuk bekerja adalah hal penting. Biarkan mereka belajar mendapatkan sesuatu dengan jerih payah sendiri dan membuat mereka merasa bangga.

Tidak mengajari berbagi kepada sesama, memberi dan menerima merupakan sesuatu yang mutlak dalam kehidupan. Tentu saja, memberi juga merupakan hal yang penting dalam kehidupan. Jangan biarkan anak-anak hanya mau menerima, namun enggan untuk memberi.

Mengeluh di depan anak, sebagai orangtua,seharusnya memimpin dengan memberi contoh bahwa bertanggung jawab terhadap diri sendiri, tegas dan bijaksana. Kita tidak harus merengek dan mengeluh tentang segala sesuatu di depan mereka.

Gagal menetapkan batas-batas, setiap anak pasti ingin dimanja, tapi sebagai orangtua, tidak seharusnya terlalu memanjakan mereka. Tugas kita adalah memastikan mereka berperilaku baik dan menyenangkan. Untuk melakukan hal ini, terapkan batasan-batasan. Sebab jika tidak, maka anak akan menjadi tidak sopan dan kasar.

Menawarkan hadiah untuk alasan yang salah, mengiming-imingi hadiah dengan tujuan membuat anak berhenti merengek adalah cara yang salah. Hadiah seharusnya ditawarkan ketika mereka berhak mendapatkannya. Misalnya, mereka memperoleh prestasi, melakukan hal-hal yang baik, dan ketika mereka bertanggung jawab terhadap diri mereka sendiri.

Lari dari tanggung jawab, jika anak berbuat salah, dia harus bertanggung jawab atas kesalahannya. Mungkin tidak tega membiarkan mereka bertanggung jawab atas kesalahan mereka sendiri, tapi hal itu hanya akan berdampak buruk bagi kepribadian anak. Dengan bertanggung jawab, anak akan memahami pentingnya belajar dari kesalahan. 

Kesulitan Dalam Belajar...(Sambungan)

Faktor Eksternal Penyebab Malas Belajar Anak


1. Sikap Orang tua
Kebanyakan dari orang tua mengagungkan nilai pelajaran yang besar, sehingga yang timbul adalah orang tua menyuruh anaknya untuk giat belajar. Orang tua tidak mengajarkan dan menyadarkan bahwa kesadaran dan tanggung jawab sebagai pelajar untuk masa depannya..

2. Sikap Guru
Guru merupakan teladan siswa di sekolah dan sebagai pengganti orang tua. Namun yang menjadi pertanyaan, bagaimanakah sikap guru di sekolah? Apakah mereka sesuai dengan harapan orang tua? Tidak jarang banyak dari sikap guru yang dikeluhkan siswa.

3. Sikap Teman
Interaksi keseharian mempunyai pengaruh yang besar bagi perilaku anak. Anak yang malas belajar terkadang juga di sebabkan oleh pengaruh teman-temannya yang juga malas belajar. Karena pada dasarnya anak-anak banyak meniru perilaku teman-temannya.

4. Suasana Belajar di Rumah
Suasana belajar sangat menentukan mood anak, jika suasana belajar kondusif dan cenderung tenang, maka mood anak yang ogah belajar pun akan berubah dan mau belajar. Begitupun sebaliknya, jika kodisi rumah dalam keadaan ramai, maka anak yang sudah mood belajarpun akan hilang. Hal ini juga tergantung dari kebiasaan anak, kadang anak ada yang bisa belajar harus disertai dengan suara musik atau bebunyian yang lain.

5. Sarana Belajar
Sarana belajar yang menunjang merupakan hal penting yang melatar belakangi suksesnya proses belajar anak. Bukan berarti sarana yang digunakan harus canggih dan mahal, tapi yang perlu adalah sarana yang memadai dan yang memang diperlukan untuk menunjang peroses belajar. Contohnya: alat tulis dan meja belajar yang memadai.